Reni Ratna Sari, seorang ibu berusia 28 tahun, biasa dipanggil Ibu Reni, adalah sosok ibu dari Sherline, anak perempuannya yang berusia 6 tahun dan bersekolah di salah satu TK di Tulang Bawang Barat, Lampung. Suaminya, Dwi Haryanto, bekerja sebagai buruh serabutan di kebun singkong. Mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di Desa Candra Kencana, Tulang Bawang Barat, Lampung.
Kondisi perekonomian keluarga Ibu Reni sangat sederhana, dengan kebutuhan hidup keluarga bergantung pada penghasilan suaminya, sementara Ibu Reni sendiri adalah seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan. Meskipun hidup dalam keterbatasan, Ibu Reni tetap bersyukur kepada Tuhan dan berharap suatu hari bisa memiliki usaha kecil yang dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, modal menjadi hambatan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Namun, berkat OBI, Ibu Reni mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan bantuan modal usaha. Bantuan ini diberikan kepada keluarga prasejahtera yang anaknya bersekolah di PAUD SUPER5 di TK Generasi Emas Grace Candra Kencana. Ibu Reni sangat bersyukur dan berterima kasih kepada OBI atas bantuan modal usaha yang diterimanya. Modal tersebut digunakan untuk memulai usaha jual beli handphone second dan bekas, serta layanan service handphone. Usaha ini dilakukan secara online melalui komunitas jual beli handphone di Tulang Bawang Barat dengan pembayaran melalui COD (Cash On Delivery). Ibu Reni juga melayani jual beli dan service handphone untuk tetangga, teman, saudara, bahkan jemaat gereja. Suaminya membantu dalam mengerjakan layanan service handphone.
Selama usahanya berjalan selama 3 bulan, ibu Reni menghadapi berbagai tantangan, tetapi ia menyerahkan sepenuh hati kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan akan selalu menyertai, menolong, dan memberkati usahanya. Hasil penjualan handphone second rata-rata mencapai 1 unit per minggu dengan keuntungan sekitar 100.000 per unit. Untuk layanan service handphone, keuntungannya bervariasi, mulai dari 50.000 hingga 150.000. Meskipun penghasilan dari usahanya masih belum maksimal, ibu Reni dan suaminya tetap bersemangat, berusaha, dan mengandalkan Tuhan agar usahanya terus berkembang.
Usaha jual beli handphone second dan bekas, serta service handphone, memberikan perbaikan pada kondisi perekonomian keluarga. Ini juga membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak Ibu Reni, Sherline. Selain mendapatkan manfaat materi, Ibu Reni juga belajar tentang pembukuan sederhana untuk usahanya. Ia mulai memahami arus kas dan arus barang keluar masuk. Melalui pencatatan yang baik, Ibu Reni dapat melihat perkembangan usahanya dan belajar disiplin dalam mengelola setiap transaksi.
Ibu Reni bersyukur kepada Tuhan karena berkat OBI, keluarganya diberikan modal usaha yang membawa manfaat dan berkat bagi mereka. Ia berharap kesaksian ini dapat menjadi motivasi bagi keluarga-keluarga lain. Semoga Tuhan senantiasa memberkati mereka semua.
© Copyright 2024
Obor Berkat