Taman Gizi Keluarga Untuk Pemulihan Gizi Berkelanjutan

 

Berangkat dari persoalan tersebut, Obor Berkat Indonesia bersama Tango dalam rangka menekan angka gizi buruk di Nias telah menyelenggarakan program Taman Gizi Keluarga. Program yang dimulai dari tahun 2012 tersebut telah berhasil membantu setidaknya 195 keluarga dari pasien gizi buruk dan gzi kurang program PMT (Pemberian Makanan Tambahan) di Nias.

 

OBI menyadari bahwa program PMT bagi pasien gizi buruk tidaklah cukup. Diperlukan bimbingan bagi keluarga pasien untuk menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan. Melalui kelas Taman Gizi Keluarga, peserta diajarkan tentang cara menanam sayuran dan manfaat apa saja yang terkandung didalamnya. Dalam penerapannya, setiap peserta menggunakan lahan kecil di rumah masing-masing untuk menanam bibit sayuran yang diberikan.

 

Ibu Marni (40) adalah salah satu penerima bantuan yang telah setia merawat Taman Gizi Keluarga di lahan kecilnya sejak 2014. Ia mengaku, sebelumnya tidak mengetahui bagaimana cara bercocok tanam, namun dengan mengikuti program ini, bercocok tanam justru menjadi salah satu kegiatan favoritnya. Berkat ketekunannya, kini ia dapat menikmati hasil kebunnya sendiri seperti sawi, kacang panjang, terong, buncis, cabai dan tomat.

 

Angga (5), buah hatinya yang 2 tahun lalu sempat mengalami gizi kurang kini telah mengalami perubahan yang cukup baik. Tak hanya mendapatkan manfaat dari program PMT, Program Taman Gizi Keluarga juga menjadi pendukung terpenuhinya kebutuhan gizi untuk Angga hingga saat ini.

 

“Banyak sekali perubahannya, kesehatannya semakin membaik, berat badannya, kepintarannya juga meningkat. Sudah bisa berhitung dan membaca. Saya sangat bahagia sekali karena OBI & Tango bisa mengubahnya kembali sehat,” kata Ibu Marni.

Share berita baik ini yuk!